Jakarta, Beritasatu.com“24 tahun menanti, kini kami punya kepastian.”
Haru dan bahagia terpancar saat warga Transmigrasi Lokal asal Sukabumi menerima SHM mereka melalui Program Trans Tuntas — sebuah perjuangan panjang yang berbuah hasil.
Terima kasih untuk Bapak Prabowo dan semua pihak yang berperan: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Kementerian Transmigrasi, Kementerian ATR/BPN, dan Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.Ini adalah wujud nyata kolaborasi untuk rakyat.
Penantian masyarakat selama 24 tahun tersebut akhirnya selesai seiring dengan diterbitkannya 1.120 sertifikat untuk 690 kepala keluarga (KK) transmigran lokal.“Saya berterima kasih kepada Bapak Prabowo atas penyerahan SHM ini. Harapan untuk jajaran semuanya, untuk bisa melihat, memperbaiki dan meninjau pembangunan di transmigrasi supaya lebih maju,” ujar Ajat Sudrajat, transmigran asal Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, di kantor Kementerian Transmigrasi. Rabu (18/6/2025).
Bupati Sukabumi Asep Japar, yang turut hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat. Mulai dari Presiden Prabowo, menteri transmigrasi, menteri koordinator bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan (Menko IPK), serta Menteri agraria dan tata ruang/badan pertanahan nasional.
“Saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu melancarkan terbitnya SHM ini. Transigrasi lokal ini kan tujuannya menyejahterakan penduduk setempat,” jelasnya.
Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanegara menegaskan, program Trans Tuntas memang sengaja dirancang untuk menyelesaikan persoalan lahan transmigrasi secara menyeluruh, cepat, dan responsif terhadap laporan masyarakat.
Ke depannya, program Trans Tuntas menargetkan penerbitan lebih dari 13.000 SHM, pengukuran kadastral seluas 10.000 hektare, dan inventarisasi Hak Pengelolaan Lahan (HPL) seluas 334.000 hektare.
Pada kesempatan yang sama, Iftitah juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo yang telah menaikkan status transmigrasi dari setingkat direktorat jenderal menjadi kementerian.
Dalam kesempatan yang sama, Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan apresiasinya atas kerja keras Kementerian Transmigrasi yang selama delapan bulan ke belakang telah merumuskan strategi besar untuk arah baru kebijakan transmigrasi.
“Saya berharap Kementerian Transmigrasi dan Kementerian ATR/BPN terus menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat. Sehingga semua bisa hidup dengan baik dengan kesejahteraan yang lebih baik. Kemenko IPK siap mendorong sinergi dan kolaborasi kebijakan agar program Kementerian Transmigrasi bisa melaju lebih cepat,” ujar AHY.Wakil Menteri ATR/BPN, Ossy Dermawan, juga mengapresiasi Kementerian Transmigrasi karena telah memenuhi dan menyelesaikan hak-hak para transmigran yang selama ini belum memiliki kepastian hukum atas tanah yang ditempati. Kamis, 19 Juni 2025
Penulis: Erfan Maruf
#Sukabumi #SHM #DisnakertransSukabumi #PemkabSukabumi #KementerianTransmigrasi #KementerianATRBPN #KemenkoPembangunanKewilayahan #Prabowo (18/06/2025)